Cara Mengatasi Bayi atau Anak Yang Menangis Terus?

Cara Mengatasi Bayi atau Anak Yang Menangis Terus? – Anak adalah anugrah yang diberikan sang pencipta, dengan memiliki anak yang lucu, imut serta diharapkan nantinya bisa berprestasi dan menjunjung tinggi nama baik nusa dan bangsa. Namun ada sebagian anak yang sering nagis kira-kira kenapa ya?  Pada dasarnya Bayi menangis adalah cara dia menunjukan berkomunikasi dengan orang tua atau pengasuh karena kelaparan, sakit, takut, ingin tidur, dan banyak lagi alasan yang belum bisa ia ungkapkan dengan kata-kata. Jadi bagaimana orang tua mengetahui apa yang di butuhkan bayi saat ini? Mungkin bagi Anda pasangan yang baru menikah dan dianugrahi anak pertama, tentu itu menjadi penafsiran yang sulit untuk memahami sang buah hati. Menurut seorang pakar bernama Harvey Karp, MD, dokter anak sekaligus pengarang buku dan pembuat film dokumentasi The Happiest Baby on the Block, sebagian besar bayi menangis karena mengalami kesulitan untuk menyesuaikan diri dengan kehidupan di luar rahim. Cahaya, warna, tekstur, suara, juga sensasi-sensasi baru seperti rasa lapar atau keinginan untuk buang angin bisa terasa sangat mengganggu bagi mereka. Dr. Karp berpendapat bahwa dengan berupaya menciptakan sensasi yang menyerupai kondisi di dalam rahim dapat menenangkan hampir 90 persen bayi. Cobalah cara-cara di bawah ini jika bayi Anda mulai rewel.

Berikut adalah alasan paling umum bayi menangis. Jika si kecil Anda menangis dan Anda tidak tahu apa yang ia butuhkan dan sedang inginkan, silahkan merujuk artikel di bawah ini. Mudah-mudahan Anda akan menemukan hal yang membantu dalam artikel ini.

Cara Mengatasi Bayi atau Anak Yang Menangis Terus?

 

1.Tetap Tenang dan Jangan Panik

Jangan panik dan stress karena bayi dapat merasakan ketegangan yang kita rasakan dan cenderung bereaksi terhadap hal tersebut. Jadi pastikan jangan sampai tangisannya membuat Anda merasa stres atau frustrasi karena hal ini akan memperburuk keadaan. Tetaplah tenang sambil menyiapkan makanan, susu atau membujuk nya.  Bayi sangat sensitif karena dia bisa merasakan apa yang orang tua rasakan. Kemudian jangan pernah marah atau mengungkapkan kesedihan di depan bayi karena mereka juga akan sedih.

2. Bayi Menangis Karena Lapar atau Haus

Faktor umum yang menyebabkan bayi sering nangis adalah karena mereka lapar. Asi adalah senjata paling ampuh untuk mengatasi bayi yang rewel dan sering nangis. Beri asupan Asi yang cukup kepada bayi agar mereka bisa tumbuh dengan sehat. Sebagian orang tua ada yang enggan memberikan Asi kepada anak mereka karena khawatir setelah memberikan Asi payudara mereka akan kriput atau tidak sehat? Anak adalah anugrah yang diberikan oleh sang pencipta, kenapa kita harus takut.

3. Timang-timang dan Hibur dia

Sebentara sang ibu menyiapkan susu atau Asi sudah habis, sebagai seorang ayah Anda bisa menimang anak Anda, mungkin itu akan sedikit menghibur nya dan barulah jika sudah selesai sang ibu mengambil alih posisi.

4. BAB atau Pempes Sudah Penuh dengan Pipis

Faktor lain yang umum membuat sang bayi menangis dan rewel adalah karena geli pempes yang dia kenakan sudah penuh dengan pipis. Nah, sebaiknya Anda selalu memastikan agar pempes yang dia kenakan selalu bersih dan kalau sudah penuh, maka lekas untuk menggantinya dan jangan lupa setelah menggantinya kasi bedak agar terhindar dari kuman dan gatal.

Itulah tadi sedikit informasi mengenai cara mengatasi bayi yang rewel dan sering menangis, semoga dengan membaca artikel ini bisa membantu Anda dalam mengatasi bayi yang sering menangis. Selain itu yang menyebabkan mereka menangis adalah ada gigi susu yang baru tumbuh. Gigi baru yang baru tumbuh sering membuat gusi mereka gatal oleh sebab itu mereka menangis.

Comments

comments

Related Posts

%d bloggers like this: