Bahaya Mie Instan dan Efek Untuk Kesehatan

Bahaya Mie Instan dan Efek Untuk Kesehatan – Setiap orang pasti suka mie instan karena sangat mudah dibuat dan praktis. Biasanya mie instan ini kita seduh ketika lapar atau disela sibuk di kantor. Sudah berapa lama kita mengkonsumsi mie instan ini? Saya kira kita mengkonsumsi mie instan ini sejak kecil. Ternyata dibalik enak dan lezatnya mie instan ini terdapat efek samping yang sangat berbahaya bagi kesehatan, jika mie instan ini dikonsumsi terlalu banyak dan terlalu sering. Tak, heran jika ketika sering mengkonsumsi mie orang tua atau keluarga sering menegur dan biasanya mereka berkata ” Eh, jangan terlalu banyak makan mie”.

Pada umumnya mie instan ini merupakan makanan alternatif yang bisa mengenyangkan, mudah memasaknya dan cepat saji. tapi tahukah anda terlalu sering mengkonsumsi mie instan berdampak berbahaya bagi tubuh kita. Tertarik rasanya saya untuk mengulas inforamsi mengenai bahaya mie instan jika dikonsumsi terlalu berlebihan.

Dalam proses pembuatan, mie instan yang mempunyai bentuk sangat panjang dilipat, digoreng, dan dikeringkan dengan oven panas. nah dalam proses penggorengan ini mie akan mengandung lemak. mie instan memang bahan bakunya adalah tepung, tapi dalam proses pembuatannya juga ditambahkan dengan minyak sayur, garam, natrium polifosfat (pengemulsi, penstabil dan pengental), natrium karbonat dan kalium karbonat (keduanya pengatur keasaman), tartrazine atau pewarna kuning pada mie.

Mie intan mengandung sodium yang tinggi dan MSG dan disarankan untuk Anda yang menderita seperti hipertensi, pengguna obat diuretik, dan pengguna beberapa jenis obat anti-depressan serta penderita gagal jantung kongestif. Meskipun enak, menurut penelitian bahwa mie instan diduga dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami penyakit seperti diabetes, penyakit jantung dan umumnya stroke.

Selanjutnya mie instan juga mengandung zat natrium polifosfat dicampur guar gum. Bahan lain misalnya karamel, hidrolisat protein nabati, ribotide, zat besi dan asam malat yang fungsinya tidak jelas. Selain minyak sayur, ada pula food additive, yaitu bahan-bahan kimia yang ditambahkan ke dalam proses pengolahan makanan, dengan tujuan agar makanan tersebut memiliki sifat tertentu.

Biasanya yang paling memukai adalah kuah dari mie instan ini. Kuahnya tentu tergantung pada bumbu misalnya garam, gula, cabe merah, bawang putih, bawang merah, saus tomat dan kecap, teryata banyak menggunakan zat Aditif. Apa itu zat aditif ? Zat aditif adalah zat-zat yang ditambahkan pada makanan selama proses produksi, pengemasan atau penyimpanan untuk maksud tertentu. Penambahan zat aditif dalam makanan berdasarkan pertimbangan agar mutu dan kestabilan makanan tetap terjaga dan untuk mempertahankan nilai gizi yang mungkin rusak atau hilang selama proses pengolahan. Menurut penelitian jika terlalu banyak mengkonsumsi zat ini dapat mengakibatkan kanker. Oleh karena kenapa rasa bumbu mie enak? Ya, karena ditambahkan beberapa zat perasa dan tentunya itu sangat berbahaya bagi kesehatan kita.

Bagi Anda ibu Hamil resiko kesehatan akibat dari terlalubanyak mengkonsumsi aditif  mungkin efeknya tidak kelihatan begitu cepat, tapi menurut Arlene Eisenberg, dalam buku What to Eat When You’re Expecting, ibu hamil sebaiknya tidak umtuk mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung zat aditif. Karena hal tersebut tidak baik Bagi balita yang ia kandung. Pada dasarnya bahan-bahan yang sebenarnya tak dibutuhkan tubuh ini juga bisa memperlambat kerja organ-organ pencernaan.

Sebelum tahun 60-an MSG digunakan golongan masyarakat baik ibu rumah tangga maupun restoran di Cina, Jepang, Korea, Thailand, Vietnam dan umumnya orang Aisa. Namun, takarannya pun sangat kecil sekali, yakni hanya 30-60 Mg untuk setiap porsi masakan ala Cina, mie atau bakso. Makanan asli indonesia tidak menggunakan sama sekali, karena sudah terasa lezat dan gurih oleh ramuan bumbu rempah.

Baca Juga: Bahaya Merokok Bagi Kesehatan dan Keluarga

jika anda ingin tahu, sebenarnya untuk jenis masakan indonesia tidak membutuhkan MSG karena sudah banyak banyak yang membuat lezat makanan indonesia, jika anda menambah MSG tentunya itu akan berlebihan. utamanya MSG berfungsi mengintensifkan rasa gurih dari produk daging dagingan.
jadi sangat disarankan menghindari penggunaan MSG yang berlebihan pada masakan ataupun makanan anda, atau anda dapat menggantinya dengan gula atau garam.

Jika pun diperlukan pengganti MSG biasanya adalah yeast extract (ekstrak khamir), atau moromi (hasil fermentasi kedele) atau bubuk kecap. Untuk itu, demi kesehatan tubuh kita terutama anak-anak, hindari penggunaan MSG yang berlebihan dalam masakan dan makanan dan sebaiknya mengganti penyedap masakan anda dengan garam dan gula atau tidak memakainya sama sekali.

Jika mempertimbangkan kandungan nutrisi mie instan yang tidak seimbang ditambah dengan bahan-bahan pelengkap yang berisiko bagi kesehatan, sebaiknya Anda membatasi konsumsi mie instan.

Sebagai upaya menyeimbangkan gizi pada sajian mie instan, Anda dapat menambahkan beberapa bahan tambahan, seperti telur, ayam, jamur, wortel, kacang-kacangan, kubis, dan bahan-bahan alami lainnya. Jika mungkin, jangan gunakan seluruh bumbu. Batasi setengah takaran saja karena bumbu mie instan mengandung MSG dan banyak garam.   Sumber alodokter, wikipediamengerjakantugasmey20

Comments

comments

Related Posts

4 Comments

  1. heri
    February 27, 2016
  2. tips terkini
    July 27, 2016
  3. Jaket Casual
    March 17, 2018
  4. Sudarto
    March 20, 2018
%d bloggers like this: