Manfaat Daun Tapak Kuda Atau Pegagan Untuk Kesehatan

Manfaat Daun Tapak Kuda Atau Pegagan Untuk Kesehatan – Tanaman tapak kuda adalah salah satu sejenis terna yang dimasukkan dalam familia Convolvulaceae yang berbatang basah dengan panjang mencapai 30 m, merambat atau merayap di atas permukaan tanah dengan warna khas hijau-kecoklatan. Tumbuhan ini berakar pada tiap-tiap ruasnya dan batangnya mengeluarkan getah putih. Kadang-kadang, liana (terna membelit) ini membelit. Daunnya tunggal, letaknya tersebar, bertangkai dengan panjang 2–3 cm, bergetah warna putih dan keluar apabila dipatahkan. Daun sering meruncing ke satu sisi, bervariasi, membundar telur, menjorong, membundar, mengginjal. Helaian daunnya bulat memanjang, tebal, permukaan licin mengkilap, tidak berambut, ujung dan pangkal terbagi, warnanya hijau, dan tepinya rata. Wikipedia

Kenapa disebut tapak kuda? Mungkin ada diantara kita yang bertanya mengenai nama yang diberikan pada tanaman ini. Disebut tapak kuda karena daunnya mirip tapal atau kaki kuda. Banyak orang mengenal tanaman asal Asia tropic ini sebagai pegagan. Ada juga yang menyebutnya antanan (Sunda), pacul goang (JaTeng), regedeg (Yogya), gan-ganan (Madura). Di pasar-pasar Jakarta dan sekitarnya ia suka dijual dengan nama daun antanan. Sebab, meski rasanya manis pahit, ia suka dijadikan lalapan.

Banyak yang meyakini bahwa tanaman tapak kuda ini banyak mengandung  senyawa kimia yang sangat bermanfaat untuk obat. Pegagan atau tapak kuda ini banyak digunakan masyarakat sebagai obat tradisional dan sudah dikenal sejak turun menurun dari nenek moyang. Ada pun beberapa khasiat yang sudah dibuktikan oleh para masyarakat seperti penyakit asam asiatat, asiatikosida, β-karotena, β-karofilena, β-elemena, β-farnesena, β-sitosterol, brahminosida, asam brahmat, iso-tankunisida, asam iso-tankunat, tankunisida, meso-inosito, asam askorbat, niacin, velarine, kalium, natrium, magnesium, dan zat samak.

Dengan kata lain bahwa kandungan senyawa kimia yang  dimiliki oleh tanaman tapak kuda ini banyak dipakai sudah terbukti ampun sebagai obat tradisional. Tanaman ini tidak saja di Indonesia yang jadi jadikan obat, namun di berbagai Negara Asia Timur. Bahkan sejak zaman kuno, tanaman ini sudah dipakai sebagai obat penyakit kulit, gangguan system saraf, maupun peredaran darah. Bagi Anda yang memiliki bisul, mungkin daun tapak kuda ini adalah salah satu alternatif terbaik karena daun ini jika di panaskan dan di tempelkan di koreng atau bisul, maka ia bisa mengeringkan atau menghisap darah dan nanah nya. Selanjutnya di India sendiri tanaman ini dipakai sebagai obat antidisentri. Negra tetangga yang kerap di sapa dengan negri jiran/ Malaysia, juga menggunakan daun ini sebagai tonik dan minuma segar, ia juga jadi bahan infuse untuk penyembuhan gangguan liver. Dia juga menjadi obat bronchitis, asma, radang lambung, disentri, gangguan ginjal, dan infeksi saluran kencing. Di Indonesia juga dipakai sebagai peluruh kencing, pembersih darah, disentri, radang usus, sakit perut, batuk, lepra, dan kehilangan nafsu makan.

Tahukan Anda bahwa tanaman ini juga memiliki efek antiinflamasi, antibiotic, antidemam, antidiuretik, dan keratolitik. Bahkan, tanaman tapak kuda ini diyakini memiliki antibiotic dan antiinflamasinya tergolong tinggi hinga berguna pula sebagai antibakteri. Tak heran jika ia efektif mengatasi peradangan jaringan tubuh. Mulai dari luka, lepra, radang tenggorokan, radang lambung, hingga disentri.

Bagi Anda yang memiliki penyakit radang orogan , maka Anda bisa mengandalkan atau mencoba daun ini sebagai alternatif obat tradisional. Cara mengobati radang organ dalam tubuh, diminum sari daun tanamanya. Caranya, 1 kg daun segar ditumbuk, ditambah 0,5 liter air matang, diperas, lalu disaring. Perasannya lalu diminum. Karena khasiatnya sebagai obat antiinflamasi pula sehingga ia mulai dilirik sebagai abhan baku salep untuk mengobati luka.

COPY CODE SNIPPET

Comments

comments

Leave a Reply

%d bloggers like this: